Bandung Masuk Tiga Besar Destinasi Wisata Asia Lho, Ga pengen Kesana?

Kota Bandung kembali mencatatkan prestasi di sektor pariwisata. Berdasarkan laporan New Horizons 2026 dari platform perjalanan digital Agoda, Bandung berhasil menembus tiga besar destinasi wisata paling populer di Asia dengan pertumbuhan minat perjalanan internasional tertinggi.

Laporan tahunan ini membandingkan data pemesanan akomodasi selama dua tahun terakhir untuk mengidentifikasi destinasi yang mengalami lonjakan minat signifikan dari wisatawan internasional di kawasan Asia.

Dalam daftar tersebut, Sapa (Vietnam) menempati posisi pertama sebagai destinasi Asia yang paling berkembang, disusul Okayama (Jepang) di peringkat kedua, dan Bandung (Indonesia) di posisi ketiga. Sementara itu, Matsuyama dan Takamatsu dari Jepang melengkapi lima besar destinasi Asia dengan pertumbuhan tercepat.

Pergeseran Tren Wisata Dorong Popularitas Bandung

Senior Country Director of Agoda for Indonesia, Gede Gunawan, menjelaskan bahwa meningkatnya popularitas Bandung tidak terlepas dari perubahan preferensi wisatawan dalam memilih destinasi liburan.

“Wisatawan kini semakin mencari destinasi dengan ruang terbuka, udara segar, dan suasana yang lebih santai. Tren ini mendorong pertumbuhan destinasi sekunder, termasuk Bandung yang semakin diminati wisatawan Asia,” ujar Gede.

Bandung dikenal dengan kombinasi unik antara alam pegunungan, kreativitas urban, kuliner khas, serta aksesibilitas yang baik, menjadikannya pilihan menarik bagi wisatawan mancanegara yang mencari pengalaman liburan berbeda di Indonesia.

Bandar Lampung dan Garut Jadi Destinasi Unggulan Nasional

Selain Bandung di level Asia, laporan Agoda juga mencatat performa positif sejumlah destinasi sekunder di Indonesia. Bandar Lampung tercatat sebagai destinasi dengan pertumbuhan tercepat bagi wisatawan internasional yang berkunjung ke Indonesia, naik dari peringkat 34 ke 28.

Ketertarikan wisatawan terhadap Bandar Lampung turut didorong oleh viralnya bayi gajah bernama Nisa dari Taman Nasional Way Kambas, serta keindahan pantai alami, kekayaan budaya, dan ragam kuliner lokal.

Sementara itu, Garut muncul sebagai destinasi domestik dengan pertumbuhan tertinggi bagi wisatawan Indonesia. Kota yang dijuluki “Swiss-nya Jawa Barat” ini naik ke peringkat 34 dari sebelumnya posisi 40, berkat daya tarik alam pegunungan, kawah, danau, air terjun, serta udara sejuk yang menjadi favorit wisatawan lokal.

Shenzhen Jadi Destinasi Luar Negeri Favorit Wisatawan Indonesia

Untuk perjalanan ke luar negeri, Shenzhen (Tiongkok) menempati posisi teratas sebagai destinasi outbound dengan pertumbuhan tercepat bagi wisatawan Indonesia. Kota ini melonjak dari peringkat 44 ke 35, didukung kebijakan bebas visa serta daya tarik belanja, kuliner, dan perpaduan modernitas dengan budaya lokal.

Melalui platform Agoda, wisatawan dapat merencanakan perjalanan ke berbagai destinasi ini dengan mudah, dengan pilihan lebih dari 6 juta akomodasi, 130.000 rute penerbangan, serta 300.000 aktivitas wisata di seluruh dunia.

Kota Bandung kembali mencatatkan prestasi di sektor pariwisata. Berdasarkan laporan New Horizons 2026 dari platform perjalanan digital Agoda, Bandung berhasil menembus tiga besar destinasi wisata paling populer di Asia dengan pertumbuhan minat perjalanan internasional tertinggi.

Laporan tahunan ini membandingkan data pemesanan akomodasi selama dua tahun terakhir untuk mengidentifikasi destinasi yang mengalami lonjakan minat signifikan dari wisatawan internasional di kawasan Asia.

Dalam daftar tersebut, Sapa (Vietnam) menempati posisi pertama sebagai destinasi Asia yang paling berkembang, disusul Okayama (Jepang) di peringkat kedua, dan Bandung (Indonesia) di posisi ketiga. Sementara itu, Matsuyama dan Takamatsu dari Jepang melengkapi lima besar destinasi Asia dengan pertumbuhan tercepat.

Pergeseran Tren Wisata Dorong Popularitas Bandung

Senior Country Director of Agoda for Indonesia, Gede Gunawan, menjelaskan bahwa meningkatnya popularitas Bandung tidak terlepas dari perubahan preferensi wisatawan dalam memilih destinasi liburan.

“Wisatawan kini semakin mencari destinasi dengan ruang terbuka, udara segar, dan suasana yang lebih santai. Tren ini mendorong pertumbuhan destinasi sekunder, termasuk Bandung yang semakin diminati wisatawan Asia,” ujar Gede.

Bandung dikenal dengan kombinasi unik antara alam pegunungan, kreativitas urban, kuliner khas, serta aksesibilitas yang baik, menjadikannya pilihan menarik bagi wisatawan mancanegara yang mencari pengalaman liburan berbeda di Indonesia.

Bandar Lampung dan Garut Jadi Destinasi Unggulan Nasional

Selain Bandung di level Asia, laporan Agoda juga mencatat performa positif sejumlah destinasi sekunder di Indonesia. Bandar Lampung tercatat sebagai destinasi dengan pertumbuhan tercepat bagi wisatawan internasional yang berkunjung ke Indonesia, naik dari peringkat 34 ke 28.

Ketertarikan wisatawan terhadap Bandar Lampung turut didorong oleh viralnya bayi gajah bernama Nisa dari Taman Nasional Way Kambas, serta keindahan pantai alami, kekayaan budaya, dan ragam kuliner lokal.

Sementara itu, Garut muncul sebagai destinasi domestik dengan pertumbuhan tertinggi bagi wisatawan Indonesia. Kota yang dijuluki “Swiss-nya Jawa Barat” ini naik ke peringkat 34 dari sebelumnya posisi 40, berkat daya tarik alam pegunungan, kawah, danau, air terjun, serta udara sejuk yang menjadi favorit wisatawan lokal.

Shenzhen Jadi Destinasi Luar Negeri Favorit Wisatawan Indonesia

Untuk perjalanan ke luar negeri, Shenzhen (Tiongkok) menempati posisi teratas sebagai destinasi outbound dengan pertumbuhan tercepat bagi wisatawan Indonesia. Kota ini melonjak dari peringkat 44 ke 35, didukung kebijakan bebas visa serta daya tarik belanja, kuliner, dan perpaduan modernitas dengan budaya lokal.

Melalui platform Agoda, wisatawan dapat merencanakan perjalanan ke berbagai destinasi ini dengan mudah, dengan pilihan lebih dari 6 juta akomodasi, 130.000 rute penerbangan, serta 300.000 aktivitas wisata di seluruh dunia.

More from author

Artikel Terkait

Advertismentspot_img

Terbaru

Brain Gym Jadi Daya Tarik Soyalympic 2026, Kompetisi Anak Gabungkan Olahraga dan Latihan Otak

Kompetisi anak identik dengan lomba olahraga atau permainan tradisional. Namun konsep berbeda dihadirkan dalam Soyalympic 2026 yang diselenggarakan Morinaga Soya melalui format Brain Gym...

Anak dengan Alergi Susu Sapi Juga Bisa Berprestasi: Pesan di Balik Soyalympic 2026 Morinaga Soya

Sensitivitas maupun alergi terhadap susu sapi masih menjadi tantangan bagi sebagian keluarga di Indonesia. Tidak sedikit orang tua yang khawatir kondisi tersebut akan memengaruhi...

Hari Anak Nasional 2026: Morinaga Ajak Orang Tua Berhenti Mengejar Anak Sempurna dan Mulai Merayakan Keunikannya

Banyak orang tua tentu ingin memberikan yang terbaik bagi buah hatinya. Mulai dari memilih nutrisi terbaik, menyediakan pendidikan berkualitas, hingga mendorong anak memiliki banyak...

Want to stay up to date with the latest news?

We would love to hear from you! Please fill in your details and we will stay in touch. It's that simple!